Friday, 11 May 2012

Nahas Sukhoi: Potongan Tubuh Manusia dan Pesawat Bergantungan di Pokok

gambar ini di katakan palsu link

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Ridwan Hakim (20) tiba di lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100, di tebing Gunung Salak I, Batutapak, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (11/5/2012) pukul 10.15 WIB.
Ia tiba bersama dua rekannya, Komarun (20) dan Kurniadi (21), serta sejumlah anggota Marinir.
Ridwan mengungkapkan, setiba di lokasi, ia dan dua rekannya melihat banyak potongan tubuh manusia, dan pesawat berserakan di bibir tebing dengan kemiringan sekitar 85 derajat.
Potongan tubuh manusia dan pesawat juga tampak bergelantungan di atas pohon dengan kondisi hangus.
Berada di ketinggian 2.006 kaki di atas permukaan laut selama sekitar dua jam, Ridwan mengaku sempat membantu anggota Marinir memasukkan sejumlah potongan tubuh manusia ke dalam empat kantong mayat.
"Posisinya di slep, tebing. Sepertinya pesawat itu meledak. Tadi sudah diambil. Tadi sebelum kami turun, saya sempat angkat potongan jenazah. Yang kami lihat ada empat kantong mayat," ujar Ridwan di Posko Utama kecelakaan SSJ 100, Balai Ternak Embrio, Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/5/2012) petang.
Menurutnya, keempat kantong mayat itu dibawa ke puncak Gunung Salak dengan cara manual.
"Tadi, sebelum kami turun, bapak-bapak Marinir sedang membuat landasan helikopter di Puncak Gunung Salak 1, dan diuji coba, mungkin sekarang bisa digunakan," jelasnya.
Karena berupa potongan tubuh, Ridwan tak bisa memastikan jumlah korban yang ada di keempat kantong mayat tersebut.
"Yang saya lihat, di kantong mayat itu ada seorang perempuan dan dua laki-laki," tuturnya.
Ridwan dan dua rekannya merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Indonesa (UI) angkatan 2010. Mereka bersama sejumlah anggota Marinir menjadi kelompok pertama yang tiba di lokasi. (*)

No comments:

Post a Comment

DOA RABITAH - DOA PENGIKAT KASIH SAYANG


[klik untuk besarkan]

Doa+Rabitah 1 Doa Rabitah

Terjemahan:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun kerana mengasihi Mu, bertemu untuk mematuhi (perintah) Mu, bersatu memikul beban dakwah Mu, hati-hati ini telah mengikat janji setia untuk mendaulat dan menyokong syari’at Mu.

Maka eratkanlah Ya Allah akan ikatannya, kekalkan kemesraan antara hati-hati ini, tunjuklah kepada hati-hati ini akan jalanNya (yang sebenar), penuhkanlah (piala) hati-hati ini dengan cahaya Rabbani Mu yang tidak kunjung malap, lapangkanlah hati-hati ini dengan limpahan keimanan dan keindahan tawakkal kepada Mu, hidup suburkanlah hati-hati ini dengan ma’rifat (pengetahuan sebenar) tentang Mu. (Jika Engkau takdirkan kami mati) maka matikanlah hati-hati ini sebagai para syuhada’ dalam perjuangan agama Mu.

Sesungguhnya Engkau sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong. Ya Allah perkenankanlah permintaan ini. Ya Allah restuilah dan sejahterakanlah junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat baginda semuanya.”

Daripada Mu'awiyah r.a.,katanya: Rasulullah SAW bersabda: "Sesiapa yang dikehendaki oleh Allah untuk memperoleh kebaikan, maka Allah membuat ia menjadi pandai dalam hal keagamaan." (Hadis Riwayat Muttafaq 'alaih)
~Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu semua sentiasa menjadi orang-orang yang menegakkan keadilan kerana Allah, lagi menerangkan kebenaran; dan jangan sekali-kali kebencian kamu terhadap sesuatu kaum itu mendorong kamu kepada tidak melakukan keadilan. Hendaklah kamu berlaku adil (kepada sesiapa jua) kerana sikap adil itu lebih hampir kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan mendalam akan apa yang kamu lakukan… (Al-Maaidah 5:8)
''Aku Mencintai Orang Yang Soleh, Walaupun Aku Bukan Daripada Kalangan Mereka, Aku Membenci Orang Yang Melakukan Maksiat, Sekalipun Aku Pernah Melakukannya.''

(Imam As Syafie)
”... maka bertawakal lah kepada ALLAH, sesungguhnya ALLAH mengasihi orang yang bertawakal kepadaNya. Jika ALLAH menolong kamu, maka tiada seseorang pun yang boleh menghalang kamu, dan jika ia mengecewakan kamu, maka siapakah yang dapat menolong kamu sesudah ALLAH (menetapkan demikian) ? dan ingatlah kepada ALLAH jualah hendaknya orang yang beriman itu berserah diri...” (Ali Imran : 159-160)
"Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yg terbaik dlm kalangan kamu. Bukan juga yg paling soleh dlm kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah org yg memberi peringatan" (Imam Hasan Al-Basri)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
KLIK SINI GAK EHH..

tanpa mereka siapalah saya....:))

dr 11 /03/2011